Praktis, Cara Reupload Video YouTube Agar Tidak Kena Copyright Ternyata Mudah!

Cara reupload video YouTube agar tidak kena copyright pun menjadi salah satu pencarian yang paling banyak ingin diketahui. Hal tersebut terjadi karena tuntutan untuk upload yang rutin dan ingin menghasilkan video instant. Sebenarnya itu sah-sah saja jika pada bagian copyright video yang diupload ulang tidak bermasalah. Simak berikut ulasannya.

Tentang Copyright

Dalam sebuah karya apa pun itu jenis ada yang namanya sebuah hak cipta. Copyright berperan dalam memberikan perlindungan terhadap sejumlah ide, ekspresi serta informasi yang dimuat dalam bentuk video, gambar dan lainnya. Memungkinkan beberapa oknum tidak dapat mengambil alih sebuah karya yang dimiliki oleh orang lain.

Copyright tidak menjaga hanya sebatas ide atau informasi di dalamnya, tetapi lebih ke bentuk yang telah terwujud dalam sebuah karya. Terdapat hak serta hukum yang memberikan kendali penuh terhadap sang pemilik karya. Sebuah hak cipta hanya diberikan kepada karya orisinil atau asli.

Cara Reupload Video YouTube agar Tidak Kena Copyright

Terdapat beberapa tips yang bisa pengguna lakukan untuk dapat melakukan reupload video pada channel. Cara reupload video YouTube agar tidak kena copyright ini agak sedikit rumit dan perlu untuk dipahami terlebih dahulu sebelum mengeksekusinya. Berikut cara yang bisa dilakukan yaitu:

Baca Juga :  2 Cara Nonton TV Lewat YouTube yang Mudah dan Gratis

1. Membuka Channel YouTube Lain untuk Tumbal

Hal pertama yang perlu disediakan sebelum melakukan upload ulang video yaitu dengan membuka akaun YouTube kedua. Buatlah akun YouTube yang berperan sebagai tumbal, sehingga pembuatannya memakai email berbeda. Jika sudah berhasil membuat akun baru, selanjutnya ambil video pengguna lain dan salin pada channel tersebut.

Berikutnya setelah selesai melakukan reupload, pengguna dapat merubah setting private kemudian publikasikan. Apabila kena copyright, maka akan muncul pemberitahuan di YouTube bagian mana yang kena. Copyright bisa saja terjadi pada gambar, musik atau lainnya. Inilah kesempatan untuk melakukan edit pada bagian yang terkena copyright dan menguploadnya pada channel YouTube utama.

Baca Juga :  Cara Menghilangkan Batas Usia di YouTube Android yang Bisa Dicoba

2. Melewati Setiap Bagian Video yang Bermasalah

Cara reupload video YouTube agar tidak kena copyright selanjutnya yaitu dengan melewati setiap bagian yang terkena copyright. Pengguna dapat membuat video tersebut menjadi 2 versi, lalu menambahkan efek-efek yang membuatnya tampak berbeda dari versi aslinya.

Selain itu juga editing seperti memcut, memperkecil ukuran berpengaruh terhadap lolosnya video dalam copyright. Jadi meskipun video yang pengguna ambil adalah sebuah cuplikan dari televisi, tetapi pengguna tetap bisa memakainya. Jadi skill dari editing memang sangat berguna di sini.

3. Mengambil Video, Kemudian Inscript

Sekarang dengan melakukan inscript bisa membuat video yang akan direupload dengan mudah lolos copyright, bagaimana caranya? Pengguna hanya perlu untuk mengambil sebuah video dan mengatur meta tagnya. Meta tag inilah yang berfungsi memberikan sumber informasi metadata dari setiap web, termasuk YouTube.

4. Mengikuti Channel Target

Jika pengguna tertarik pada setiap video YouTuber tertentu dan menginginkan setiap karya originalnya, maka harus mengikuti channel tersebut. Hal tersebut bertujuan agar pengguna memang mendapatkan video asli dari channel tersebut. Nah, jika sewaktu-waktu video yang pengguna upload lebih banyak ditonton daripada pemilik aslinya, proses take down pun bisa dilakukan.

Baca Juga :  Ikuti Setiap Cara Mengatasi Waktu Koneksi ke Server Habis di YouTube Ini dengan Runtut!

Pengguna dapat mereport video yang orisinil tadi pada YouTube, sehingga video asli akan segera diturunkan. Hal tersebut berfungsi agar nantinya tidak ada klaim terhadap video dari hasil reupload yang telah pengguna lakukan.

Nah, itulah beberapa cara reupload video YouTube agar tidak kena copyright yang bisa pengguna coba terapkan. Tingginya tuntutan untuk upload video serta keterbatasan ide memang membuat sebagian YouTuber melakukannya. Jika tidak melanggar hak cipta, mengapa tidak?